Pelantikan Tegak Bantara SMAN 6 Yogyakarta di Tengah Pandemi Covid 19


Jumat (10/ 07/2020) Berlangsung Pelantikan Tegak Bantara SMA Negeri 6 Yogyakarta. Di tengah pandemi covid 19 yang melanda negeri ini, kegiatan tersebut dilaksanakan dengan khidmat dan sesuai dengan protokol kesehatan.

Ambalan Jenderal Sudirman dan Ambalan Raden Ajeng Kartini pangkalan SMA Negeri 6 Yogyakarta menyelenggarakan pelantikan Pramuka Tegak Bantara ini sebagai sebuah tonggak atau pijakan awal mengemban amanah dan tanggung jawab sesuai dengan tingkatannya.

Pelantikan Tegak Bantara yang merupakan salah satu Program Perja Pramuka SMA Negeri 6 Yogyakarta tahun 2019/2020. Peserta yang dilantik adalah yang telah menyelesaikan SKU Penegak Bantara dan dinilai memenuhi persyaratan sesuai standar yang sudah ditetapkan.

Upacara Pelantikan Pramuka Tegak Bantara biasanya dilaksanakan dalam format upacara resmi di lapangan. Namun, karena situasi dan kondisi pandemi covid 19 saat ini,  pelantikan ini dilaksanakan melalui Google Meet. Jumlah orang yang hadir dibatasi dan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku, seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan juga pengecekan suhu tubuh sebelum pelaksanaan upacara pelantikan.

Panitia kegiatan, Sultan Faaiz, mengatakan bahwa sebagian besar peserta mengikuti acara dari rumah masing-masing.

“Pelantikan dilaksanakan pada pukul 14.30 – 16.00 WIB di AVA 2 SMA Negeri 6 Yoyakarta. Pelantikan ini dihadiri oleh 6 (enam) orang pembina yaitu 3 (tiga) pembina sebagai perwakilan guru dan 3 (tiga) pembina dari luar SMA Negeri 6 Yogyakarta.  Hadir juga dalam pelantikan tersebut 10 (sepuluh) orang Dewan Ambalan sebagai panitia penyelenggara, dan 2 (dua) orang Calon Tegak Bantara sebagai perwakilan dari siswa-siswi kelas X yang akan dilantik,” ungkap Faaiz.

Pramuka merupakan kegiatan ekstrakurikuler wajib di sekolah yang bertujuan untuk mendidik karakter siswa siswi menjadi pramuka yang berkarakter, berwawasan, peduli lingkungan, dan peduli sesama. Penegak merupakan salah satu tingkatan dalam pramuka. Pada tingkatan ini pramuka diwajibkan mampu mengurus segala kegiatan kepramukaan tingkat SMA dan sederajat. Dalam Penegak terdapat dua tingkatan, yaitu Tegak Bantara dan Tegak Laksana.

Sebelum mencapai tingkat Tegak Bantara, seorang Pramuka Penegak harus mampu melewati ujian Syarat Kecakapan Umum (SKU) terlebih dahulu. Di dalam SKU ini terdapat butir-butir kecakapan yang memiliki standar minimal tertentu yang harus dipenuhi yaitu; kecapakan spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan fisik. Jika dinyatakan lulus dan memenuhi syarat minimal atas kecakapan kecakapan-kecakapan tersebut setelah melalui semacam tes atau pengujian, baru kemudian dapat dilantik menjadi Tegak Bantara.

Kak Tely, salah satu pembina pramuka mengatakan bahwa dalam pelaksanaan kegiatan ini, kami juga menemukan beberapa kendala di luar dugaan kami.

“Kendala-kendala yang dihadapi dalam kegiatan tersebut antara lain, sulitnya melakukan koordinasi dengan semua Dewan Ambalan tanpa tatap muka, perbedaan teknis dalam pelaksanakan pelantikan karena dilaksanakan melalui Google Meet, dan beberapa perlengkapan yang kurang dipersiapkan karena situasi dan kondisi yang memang sulit diprediksi dan diantisipasi, “ungkap Kak Tely.

Namun, dengan bantuan dan dukungan dari kakak Pembina dan teman-teman Dewan Ambalan yang komunikatif serta saling bersinergi untuk menjalin kerjasama yang baik, akhirnya seluruh kegiatan pelantikan ini dapat berjalan dengan lancar dari awal hingga akhir.